smakbo.sch.id

smakbo.sch.id

Senin, 23 April 2012

Etika Pergaulan Menurut Islam

“ Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat [49]:13)

Pergaulan adalah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar, bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang “masih hidup” di dunia ini. Sungguh menjadi sesuatu yang aneh atau bahkan sangat langka, jika ada orang yang mampu hidup sendiri. Karena memang begitulah fitrah manusia. Manusia membutuhkan kehadiran orang lain dalam kehidupannya. 
Tidak ada mahluk yang sama seratus persen di dunia ini. Semuanya diciptakan Allah berbeda-beda. Meski ada persamaan, tapi tetap semuanya berbeda. Begitu halnya dengan manusia. Lima milyar lebih manusia di dunia ini memiliki ciri, sifat, karakter, dan bentuk khas. Karena perbedaan itulah, maka sangat wajar ketika nantinya dalam bergaul sesama manusia akan terjadi banyak perbedaan sifat, karakter, maupun tingkah laku. Allah mencipatakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya. 
Maka dari itu, janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Anggaplah itu merupakan hal yang wajar, sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. Karena bisa jadi sesuatu yang tadinya kecil, tetapi karena salah menyikapi, akan menjadi hal yang besar. Itulah perbedaan. Tak ada yang dapat membedakan kita dengan orang lain, kecuali karena ketakwaannya kepada Allah SWT (QS. Al_Hujurat [49]:13) 
Perbedaan bangsa, suku, bahasa, adat, dan kebiasaan menjadi satu paket ketika Allah menciptakan manusia, sehingga manusia dapat saling mengenal satu sama lainnya. Sekali lagi . tak ada yang dapat membedakan kecuali ketakwaannya. 
Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita tumbuh kembangkan agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi sesuatu yang indah sehingga mewujudkan ukhuwah islamiyah. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya yaitu ta’aruf, tafahum, dan ta’awun. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan. 

Ta’aruf. Apa jadinya ketika seseorang tidak mengenal orang lain? Mungkinkah mereka akan saling menyapa? Mungkinkah mereka akan saling menolong, membantu, atau memperhatikan? Atau mungkinkah ukhuwah islamiyah akan dapat terwujud? 
Begitulah, ternyata ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ta’aruf kita dapat membedakan sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang. 
Tafahum. Memahami, merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang ia sukai dan yang ia benci. Inilah bagian terpenting dalam pergaulan. Dengan memahami kita dapat memilah dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi, karena mungkin sifatnya jahat. Sebab, agama kita akan sangat ditentukan oleh agama teman dekat kita. Masih ingat ,”Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, yang selalu memberi aroma yang harum setiap kita bersama dengannya. Sedang bergaul dengan yang jahat ibarat bergaul dengan tukang pandai besi yang akan memberikan bau asap besi ketika kita bersamanya.” 
Tak dapat dipungkiri, ketika kita bergaul bersama dengan orang-orang shalih akan banyak sedikit membawa kita menuju kepada kesalihan. Dan begitu juga sebaliknya, ketika kita bergaul dengan orang yang akhlaknya buruk, pasti akan membawa kepada keburukan perilaku ( akhlakul majmumah ). 

Ta’awun. Setelah mengenal dan memahami, rasanya ada yang kurang jika belum tumbuh sikap ta’awun (saling menolong). Karena inilah sesungguhnya yang akan menumbuhkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada ummatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa. Rasullulloh SAW telah mengatakan bahwa bukan termasuk umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain. 
Ta’aruf, tafahum , dan ta’awun telah menjadi bagian penting yang harus kita lakukan. Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah. Ikhlas harus menjadi sesuatu yang utama, termasuk ketika kita mengenal, memahami, dan saling menolong. Selain itu, tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya. Wallahu a’lam bishshawab.

Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/1775913-etika-pergaulan-menurut-islam/#ixzz1tCf4aYG1

Minggu, 22 April 2012

Terjadi kesalahan pada kostum Basket ku

Pagi itu, hari Sabtu, bertepatan dengan waktuku untuk latihan basket bersama teman-temanku. Hari itu sangat spesial menurutku, hari itu juga sangat menyenangkan karena aku bertemu dengan dengan teman yang sekaligus ku anggap adik kandungku sendiri,  Ajeng Pratiwi, I'm really love her.
Sebelum berangkat, Cindy teman satu teamku mengirimkan bbm dengan tujuan untuk menejemputnya, karena dia tidak ada tumpangan untuk pergi ke tempat latihan, akhirnya aku pun berangkat bareng Cindy. Kami pun tiba di tempat latihan. Ternya aku dan cindy itu telat, teman2 ku sudah pada pemanasan dengan lari menyusuri lembah yang berada dekat dengan tempat latihan kami, untung saja mereka belum jauh, akhirnya aku dan Cindy lari dengan cepat mengejar Diana dan Rizka, hehehe.
Hei kawan, sebenarnya pagi itu aku malas sekali untuk latihan basket, aku hanya mengincar baju Basket baru untuk team ORION kami, aku sangat bergembira, sampai-sampai aku meng-updatenya di twitter dengan perasaan gembira.
Selesai latihan, terdapat problem di keuangan untuk baju tim kami, banyak sekali yang belum lunas! Dan uangnya kurang, semua baju ditanggung oleh pelatih. Perasaan kaptenku, Puspa atau biasa dpanggil dengan sebutan "Cekerr" merasa tidak enak dengan pelatih kami, tapi tak apalah, kekurangan bukan menjadi masalah buat kami, nanti juga tertutupi :D, sewaktu dibagikan pelatihku datang menghampiriku dan berkata
" Put, kayaknya terdapat kesalahan dengan baju kamu deh, lihat ini." sambil menunjukkan baju milikku
dan apa yang terjadi, terdapat kesalahan dengan nama punggungku!! Yang seharusnya "PUTRIAAUL" menjadi "PUTRA AUL" ini sangat penghinaan menurutku, yang tadinya senang menjadi........... </3 gapapa lah, dan sekarang untungnya sudah diperbaiki. Ini gambar baju basket sewaktu masih belum diganti :D

Senin, 16 April 2012

Tugas Bahasa Indonesia


SISWA SMPN SUDAH MULAI MEROKOK


Maraknya siswa yang merokok , akibat dari pengaruh teman ataupun rasa keingintahuan seorang remaja pria, memicu meningkatnya jumlah perokok di kalangan pelajar. Mereka sebenarnya tau dampak negatif dari merokok itu sendiri. Karena kurangnya kesadaran akan bahaya merokok, mereka tidak mehgiraukan dampak tersebut.
Salah satu contoh, SMPN Negeri di Jakarta tepatnya di daerah Kalisari, Pasar Rebo, terdapat kurang lebih 20 orang siswa yang diduga mengkonsumsi rokok. Salah satu siswa SMPN tersebut mengaku memulai merokok sejak masuk sekolah menengah pertama, dan juga ada yang mengaku sejak dari bangku sekolah dasar. Biasanya, pemicu hal tersebut adalah dorongan dari teman-teman sebaya mereka, ada juga yang karena keinginan sendiri ataupun rasa keinginan tahuan yang tinggi. Sering sekali mereka merokok di area sekolah seperti WC putra, pojok kantin, bahkan di Warkop-warkop terdekat. Karena harga rokok yang mudah dijangkau, biasanya siswa membeli menggunakan uang saku yang diberikan orang tua untuk bekal sekolah. Barang tersebut juga  dengan mudah berpindah tangan , dari siswa satu ke siswa lainnya, ada juga yang mengaku mendapatkan rokok itu dari uang hasil palakan adik kelas yang mereka tindas.
Dampak negatif dari merokok sudah mereka rasakan. Sesak nafas yang menghadang mereka, bahkan ada juga yang sampai dirawat dikarenakan mengalami radang paru-paru. Sebagian besar dari mereka belum berfikir untuk berhenti merokok, tetapi ada juga yang sudah berhenti karena sudah merasakan dampak negatif yang ditimbulkan dari merokok.
Awalnya mereka merasa takut untuk mencoba, tetapi ketika mereka sudah mulai menghisap rokok walaupun mulanya terasa pahit, tapi lama kelamaan mereka sudah mulai terbiasa dan akrab disebut dengan “Kecanduan”. Dorongan siswa untuk merokok juga terdapat dari pengaruh anggota keluarga seperti ayah maupun sanak saudara. Akibat anarkis dari hal seperti ini juga dialami oleh siswa SMPN tersebut yaitu tindakan dipukuli dengan keras oleh orang tuanya, karena tidak ada orang tua manapun yang menginginkan anaknya berlaku tindakan menyimpang salah satunya merokok.



NAMA: PUTRI AULIA
KELAS: 85/29
SMPN 179

huehehe ;')

umm... Sekarang mau cerita sedikit nih <3 tentang hubunganku sama dika aulia. Aku emang longdistance relationship :') tapi aku percaya kalo ldr-an itu bisa membuat lebih kuat dalam suatu hubungan :'D siapa sih yang mau ldr-an? pacar jauh, gak ketemu, emangnya tau dianya lgi ngapain disana hehehe... Tapi untungnya dika itu bisa membuat aku percaya dan tambah percaya atas semua ini, buktinya hubunganku besok sudah berumur 19 bulan hahahahah :"D. Yang jelas emang aku itu sayang banget sama dikanya :") Dika itu cowo yang gak pernah aku temuin sebelumnya, aku sayang kamu yaaaaa<3 I love you forever. Happy Anniv yaa yang ke 19 bulan :D
After bought a new camera, and tried that camera. and.... ini hasilnyaaaa :D

Sabtu, 14 Januari 2012

TAWADHU :D (RENDAH HATI)

TAWADHU’(RENDAH HATI)
Pengertian Tawadhu’ adalah rendah hati, tidak sombong. Pengertian yang lebih dalam adalah kalau kita tidak melihat diri kita memiliki nilai lebih dibandingkan hamba Allah yang lainnya. Orang yang tawadhu’ adalah orang menyadari bahwa semua kenikmatan yang didapatnya bersumber dari Allah SWT.  Yang dengan pemahamannya tersebut maka tidak pernah terbersit sedikitpun dalam hatinya kesombongan dan merasa lebih baik dari orang lain, tidak merasa bangga dengan potrensi dan prestasi yang sudah dicapainya. Ia tetap rendah diri dan selalu menjaga hati dan niat segala amal shalehnya dari segala sesuatu selain Allah. Tetap menjaga keikhlasan amal ibadahnya hanya karena Allah.
Tawadhu ialah bersikap tenang, sederhana dan sungguh-sungguh menjauhi perbuatan takabbur (sombong), ataupun sum’ah ingin diketahui orang lain amal kebaikan kita.
Tawadhu merupakan salah satu bagian dari akhlak mulia, jadi sudah selayaknya kita sebagai umat muslim bersikap tawadhu, karena tawadhu merupakan salah satu akhlak terpuji yang wajib dimiliki oleh setiap umat islam. Perhatikan sabda Nabi SAW berikut ini : 

Rasulullah SAW bersabda: yang artinya "Tiada berkurang harta karena sedekah, dan Allah tiada menambah pada seseorang yang memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu kepada Allah, melainkan dimuliakan (mendapat izzah) oleh Allah. (HR. Muslim).

Iyadh bin Himar ra. berkata: Bersabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Allah SWT telah mewahyukan kepadaku: "Bertawadhulah hingga seseorang tidak menyombongkan diri terhadap lainnya dan seseorang tidak menganiaya terhadap lainnya.(HR. Muslim).

Rasulullah SAW  bersabda,    “Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim)

Ibnu Taimiyah, seorang ahli dalam madzhab Hambali menerangkan dalam kitabnya, Madarijus Salikin bahwa tawadhu ialah menunaikan segala yang haq dengan bersungguh-sungguh, taat menghambakan diri kepada Allah sehingga benar-benar hamba Allah, (bukan hamba orang banyak, bukan hamba hawa nafsu dan bukan karena pengaruh siapa pun) dan tanpa menganggap dirinya tinggi.

Tanda orang yang tawadhu’ adalah disaat seseorang semakin bertambah ilmunya maka semakin bertambah pula sikap tawadhu’ dan kasih sayangnya. Dan semakin bertambah amalnya maka semakin meningkat pula rasa takut dan waspadanya. Setiap kali bertambah usianya maka semakin berkuranglah ketamakan nafsunya. Setiap kali bertambah hartanya maka bertambahlah kedermawanan dan kemauannya untuk membantu sesama. Dan setiap kali bertambah tinggi kedudukan dan posisinya maka semakin dekat pula dia dengan manusia dan berusaha untuk menunaikan berbagai kebutuhan mereka serta bersikap rendah hati kepada mereka.. Ini karena orang yang tawadhu menyadari akan segala nikmat yang didapatnya adalah dari Allah SWT, untuk mengujinya apakah ia bersykur atau kufur.

Perhatikan firman Allah berikut ini : "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia." (QS. An Naml: 40).”

Berikut beberapa ayat-ayat Al Quran yang menegaskan perintah Allah SWT untuk senantiasa bersikap tawadhu’ dan menjauhi sikap sombong, sebagai berikut :

 ”Dan janganlah kalian berjalan di atas bumi ini dengan menyombongkan diri, karena kalian tidak akan mampu menembus bumi atau menjulang setinggi gunung” (QS al-Isra-37). 

Firman Allah SWT lainnya: ”Negeri akhirat itu Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menginginkan kesombongan di muka bumi dan kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa (QS al-Qashshash-83.)

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.(QS. Al Furqaan: 63)

Tidak diragukan lagi bahwa Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. (QS: an-Nahl: 23)

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langitdan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. (QS: al-Araf: 40)

Dan apabila dikatakan kepadanya: "Bertakwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya. (QS.Al-Baqarah : 206)

 
Berikut  beberapa contoh Ketawadhu’an Rasulullah SAW

1.      Anas ra jika bertemu dengan anak-anak kecil maka selalu mengucapkan salam pada mereka, ketika ditanya mengapa ia lakukan hal tersebut ia menjawab: Aku melihat kekasihku Nabi SAW senantiasa berbuat demikian. (HR Bukhari, Fathul Bari’-6247).

2.      Dari Anas ra berkata: Nabi SAW memiliki seekor unta yang diberi nama al-’adhba` yang tidak terkalahkan larinya, maka datang seorang ‘a’rabiy dengan untanya dan mampu mengalahkan, maka hati kaum muslimin terpukul menyaksikan hal tersebut sampai hal itu diketahui oleh nabi SAW, maka beliau bersabda: Menjadi haq Allah jika ada sesuatu yang meninggikan diri di dunia pasti akan direndahkan-Nya. HR Bukhari (Fathul Bari’-2872).

3.      Abu Said al-Khudarii ra pernah berkata: Jadilah kalian seperti Nabi SAW, beliau SAW menjahit bajunya yang sobek, memberi makan sendiri untanya, memperbaiki rumahnya, memerah susu kambingnya, membuat sandalnya, makan bersama-sama dengan pembantu-pembantunya, memberi mereka pakaian, membeli sendiri keperluannya di pasar dan memikulnya sendiri ke rumahnya, beliau menemui orang kaya maupun miskin, orang tua maupun anak-anak, mengucapkan salam lebih dulu pada siapa yang berpapasan baik tua maupun anak, kulit hitam, merah, maupun putih, orang merdeka maupun hamba sahaya sepanjang termasuk orang yang suka shalat.
Dan beliau SAW adalah orang yang sangat rendah hati, lembut perangainya, dermawan luar biasa, indah perilakunya, selalu berseri-seri wajahnya, murah senyum pada siapa saja, sangat tawadhu’ tapi tidak menghinakan diri, dermawan tapi tidak berlebih-lebihan, mudah iba hatinya, sangat penyayang pada semua muslimin. Beliau SAW datang sendiri menjenguk orang sakit, menghadiri penguburan, berkunjung baik mengendarai keledai maupun berjalan kaki, mengabulkan undangan dari para hamba sahaya siapapun dan dimanapun. Bahkan ketika kekuasaannya SAW telah meliputi jazirah Arabia yang besar datang seorang ‘A’rabiy menghadap beliau SAW dengan gemetar seluruh tubuhnya, maka beliau SAW yang mulia segera menghampiri orang tersebut dan berkata: Tenanglah, tenanglah, saya ini bukan Raja, saya hanyalah anak seorang wanita Quraisy yang biasa makan daging kering. (HR Ibnu Majah-3312 dari abu Mas’ud al-Badariiy)

Berbicara lebih jauh tentang tawadhu’, sebenarnya tawadhu’ sangat diperlukan bagi siapa saja yang ingin menjaga amal shaleh atau amal kebaikannya, agar tetap tulus ikhlas, murni dari tujuan selain Allah.  Karena memang tidak mudah menjaga keikhlasan amal shaleh atau amal kebaikan kita agar tetap murni, bersih dari tujuan selain Allah. Sungguh sulit menjaga agar segala amal shaleh dan amal kebaikan yang kita lakukan tetap bersih dari tujuan selain mengharapkan ridha-Nya. Karena sangat banyak godaan yang datang, yang selalu berusaha mengotori amal kebaikan kita. Apalagi disaat pujian dan ketenaran mulai datang menghampiri kita, maka terasa semakin sulit bagi kita untuk tetap bisa menjaga kemurnian amal shaleh kita, tanpa terbesit adanya rasa bangga dihati kita. Disinilah sangat diperlukan tawadhu’ dengan menyadari sepenuhnya, bahwa sesungguhnya segala amal shaleh, amal kebaikan yang mampu kita lakukan, semua itu adalah karena pertolongan dan atas ijin Allah SWT.

Tawadhu’ juga mutlak dimiliki bagi para pendakwah yang sedang berjuang meninggikan Kalimatullah di muka bumi ini, maka sifat tawadhu mutlak diperlukan untuk kesuksesan misi dakwahnya. Karena bila tidak, maka disaat seorang pendakwah mendapatkan pujian, mendapatkan banyak jemaah, dikagumi orang dan ketenaran mulai menghampirinya, tanpa ketawadhu’an, maka seorang pendakwah pun tidak akan luput dari berbangga diri atas keberhasilannya.




Nama; Putri Aulia
Kelas: 85

Sabtu, 30 Juli 2011

BAB 2 Novelku


Bab 2
            “HARI Sabtu!!!!
            Ya, hari ini hari Sabtu, hari dimana bagi kami hari ‘Surga’ buat anak-anak kelas 74. Kenapa? Soalnya hari ini pulangnya cepet terus pelajarannya sedikit lagi!! Tapi yang ngenekkinnya pelajaran diakhiri sama upacara penurunan bendera.” Ucapku dalam hati sewaktu bangun mengingat hari ini hari apa?.
            “Auliaaa!!!! Cepat bangun solat shubuh, sebelum itu cuci muka dulu sama gosok gigi!! Kalo perlu kamu mandi dulu.” teriak ibu dari bawah. Suara ibu gak ada yang nandingin deh!! Suaranya sama kaya toa di Masjid sebelah, hehehe maaf mom.
            “I..iya ibu” jawab ku pendek. Suara ku masih serak-serak gimana gitu, maklum abis bangun tidur, hehehe.
            Aku langsung bergegas dari tempat tidur ku yang empuk, langsung pergi ke kamar mandi sembali menggosok gigi dan gak lupa cuci muka, hehehe. Aku langsung ambil wudhu terus ambil perlatan solat. Ku gelar sajadah kesayangan ku dan ku kenakan mukenah kesayangan ku.
            “Allahu.. akbar
            Allahu akbar kabiraw ….”
            “Assalamualaikum warah matullah”
Solat shubuh terlaksana, tidak lupa aku berdoa untuk orang-orang di sekitar ku.
            “Ya Allah sungguh besar kuasa-Mu, ku berserah diri kepada-Mu Ya Allah, oh Ya Allah Aulia ingin mendapatkan Rido-Mu …. “ Aku berdoa panjang lebar, sampe sampe aku meneteskan air mata.
            “Rabbana atina fidunya hasanah wafil akhirati hasanah wakina azabanar! Ya Allah kabulkan permintaan hamba Mu ini Ya Allah, amin.”
Aku pun membereskan perlengkapan solat ku, tak lupa aku membereskan tempat tidurku. Aku bingung abis ini mau ngapain??
            “Mau ngapain ya?? Belajar? Enggak ah males! Tidur lagi?? Nanti dimarahin ibu, katanya menghambat rezeki!! Terus ngapain lagi dong?? Oiyaa, aku buat artikel tentang lingkungan aja deh, aha…” sembali bangun dari tempat tidur ku, aku langsung mengambil kertas file yang begambar-gambar lucu milik ku.
Ku mulai tulis artikel Lingkungan ku….


Udah satu setengah jam aku menulis artikel ku, gak kerasa waktu berjalan begitu cepat, ku lirik jam di dinding kamar ku.
            “Ehh, waww.. udah jam 9 aja!! Perasaan cepet amat sangat deh” dengan logat ku yang ketomboian.
Aku pun bangun dari kursi meja belajarku, dan beranjak pergi ke teras depan. Tebak? Aku mau ngapain hayooo? Hehehe, aku mau ngambil handuk kesayanganku, aku mau mandi hehehe (bikin penasaran). Aku pun pergi ke kamar mandi dan langsung mandi deh. Syut..!!! jangan ngintip lho!! Awas.. hehehe.
Beberapa menit kemudian aku pun menyelesaikan mandi pagi ku ditambah menggunakan pakaian sekolah. Ya benar, jam 10 aku udah berangkat ke sekolah kesayanganku soalnya aku BTA. BTA adalah “Baca Tulis Al-Qur’an” kegiatan tersebut dikhususkan buat eskul Rohis. Ya, selain mengikuti eskul ‘Pecinta Alam’ aku juga mengikuti eskul ‘Rohis’ dan gak tanggung-tanggung aku terpilih menjadi ketua rohis.
            “Eh aku ngelamun mulu ya?? Udah jam 09.15 nih, barangkat ah!” sembali menggaruk-garukan kepala dan mengangkat tas biru punya ku.


            Sesampainya di sekolah, seperti biasanya masih sepi! Tidak ada yang bergerombolan di lapangan atau di bawah pohon. Soalnya masih jam 10, kelas pagi juga masih belajar dan kelas siang belum waktunya untuk sekolah. Palingan penjaga sekolah dan para guru yang lalu lalang.
            “Eh Putri, ayo cepat kak Dwi sudah datang!!!” bilang Safira dari depan masjid.
Aku berlari kecil menghampiri Safira,. Kami berdua langsung masuk ke Masjid. Dan BTA pun dimulai.
            Waktu menunjukkan jam 12, bel sekolah berbunyi bertanda anak pagi sudah pada pulang. Kami pun mengahiri pertemuan BTA kali ini dengan membaca doa penutup majelis.

            “Assalamualaikum warah matullahi wabarakatoh..”
Krik..



Bab 1novelku


BAB 1
”Eh, Bayu! Cepat taruh sampah itu. Lihat masih banyak sampah-sampah yang berserekan!!  Bisa cepat kan?? Teriak Ayu dari Gazebo dekat taman sekolahan kami.
“ Iya Aulia yang cantik!!” sembali mengerutkan dahinya.  Sebenernya dalam hatinya “hhhh dasar bawel!!!”( ckckck, biasa anak laki kerjaanya gombal).
Yaa, benar kami semua sedang memunguti sampah-sampah yang berserakan, supaya bisa keliatan lebih indah dan nyaman. Kegiatan ini tuh membosankan!! Tiada hari tanpa memungut sampah, makanya kami selalu memarahi jika ada yang membuang sampah di sembarang tempat. Aku dan teman ku Ulfi yang kerjaanya marah-marah melulu, biasalah anak SMP yang masih labil, hehehe.
Aku, Ulfi, Nahrisa dan Suri adalah Pecinta Lingkungan. Ehh!! Ada yang ketinggalan, satu lagi ada temanku Bayu, hehehe. Jadi kita berlima adalah Pecinta Lingkungan, kami sangat peduli terhadap lingkungan, karena kami pengen membuat dunia ini jadi lebih aman dan indah untuk ditempati.
Prinsip kami “ Mencintai Lingkungan, di mulai dari hal yang kecil semua berawal” agak gak nyambung sih, jadi maksudnya itu kami akan mencintai lingkungan dari hal hal yang kecil, dan itu adalah awal yang baik untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi untuk membuat semua orang cinta terhadap lingkungan”.
Aku menyukai Lingkungan dari umur 3 tahun!! Aku tau itu dari bapak ku, katanya sewaktu umur 5 tahun aku suka sekali bertanya-tanya tentang lingkungan, ya dari pertanyaan yang aneh, wong aku masih kecil !! bapak menceritakan kejadian aneh itu.
“Bapak, kenapa orang-orang memakai semprotan nyamuk untuk rambutnya? Itu kan bahaya pak! Nanti rambutnya bisa rusak deh, gak tanggung-tanggung jadi sapu ijuk,, hehehe. Tanya ku kepada bapak sewaktu pulang dari TK.
“ ih kamu itu ngelawak aja deh, itu namanya Hairspray buat rambut bukan semprotan nyamuk. Bapak suka melarang ibu kamu memakai hairspray kalo mau pergi kemana-mana, karena hairspray itu mengandung bahan berbahaya yang bisa merusak lapisan Ozon yang ada pada bumi kita” Jelas bapak panjang lebar.
“Oh begitu ya pak!!” kata ku tanpa basi basi.
Kata ayahku, aku terlihat pingin cari tahu tentang hal seperti itu!! Nah, mulai dari situ aku memastikan bahwa aku menyukai lingkungan.
            “Eh Aulia, bengong aja sih kamu!! Ayo cepat udah jam 17.20, kita siap-siap pulang, malah ngelamun sembali ngeliatin siapa coba??” teriak Ulfi dari kelas 74
            “Eh eh iya, hehehe sebentar lagi ini ada yang belum dibuang” teriak ku kepada Ulfi dari kejauhan. Aku bengong soalnya kan aku menceritakan kenapa aku suka lingkungan sama kalian(?).
            Aku pun kembali ke kelas sembali berlari kecil, soalnya udah mau pulang. Jam menunjukkan pukul 17.26 aku kan pulangnya jam 17.30 ya tepatnya setengah enam deh. Aku pun merapihkan tas ku. Pas!! Bel sekolah ku berbunyi, ketua kelas menyiapkan. Kami pun pulang.
            “Sampai jumpa sob!!” teriak kami berlima berbarengan. Kami juga kaget bisa berbarengan gitu.
Aku pun menaiki angkot bersama teman ku Ulfi dan Bayu, yang lain entah deh!!!.

Kamis, 28 Juli 2011

DRUM

Drum adalah kelompok alat musik perkusi yang terdiri dari kulit yang direntangkan dan dipukul dengan tangan atau sebuah batang. Selain kulit, drum juga digunakan dari bahan lain, misalnya plastik. Drum terdapat di seluruh dunia dan memiliki banyak jenis, misalnya kendang, timpani, Bodhrán, Ashiko, snare drum, bass drum, tom-tom, beduk, dan lain-lain.
Dalam musik pop, rock, dan jazz, drums biasanya mengacu kepada drum kit atau drum set, yaitu sekelompok drum yang biasanya terdiri dari snare drum, tom-tom, bass drum, cymbal, hi-hat, dan kadang ditambah berbagai alat musik drum listrik. Orang yang memainkan drum set disebut "drummer".

[sunting] Jenis drum

Sabtu, 30 April 2011

Hari ini hari menyebalkan -_- gara-gara meyepelekan waktu.

Hari ini tuh nyebelin banget sumpah, sumpah! serius!! ngeselin ngeselin ngeselin >_<. Hari ini hari minggu waktunya aku eskul basket, permainan favorit ku :). Kemaren waktu hari Sabtu, kak Ijul ngasih tau kalo hari Minggu harus dateng jam 07.15 harus tepat deh pokoknya. Bertepatan dengan itu temanku Laila juga sms kalo hari Minggu BTA ( Baca Tulis Al-Qur'an), sebenarnya BTA aku hari Sabtu soalnya aku ikut rohis, karena guru BTAnya gak bisa jadi diganti sama hari Minggu. Jam setengah delapan aku berangkat ternyata!!! masih sepi persaan ku udah mulai gak enak banget -_- dan pelatihnya juga belum dateng udah tambah ngenekkin aja deh. Setengah jam kemudia pelatih ku dateng panggil saja namanya 'bang Daon' ku kira langsung latihan seperti biasa ternyata ENGGAK!!!! bang Daon malah ngelatih anak kelas 9, katanya buat persiapan PORSENI di GIS (Global Islamic School), yaudah aku sabar nunggu sabar. Makin lama hari semakin panas tapi latihannya juga belum selesai-selesai ih menyebalkan banget deh pokoknya -.-. Waktu menunjukkan pukul 11.00 latihan selesai, kelas 9 udah selesai latihan sedangkan aku bersama teman2 ku latihan lay-up bersama. Dari kejauhan aku ngeliat pelatih ku beranjak pulang. Ih SUMPAH aku ngerasa gak ada GUNANYA aku dateng ke sekolah. Kalo tau kayak gini mendingan aku ikut ROHIS sdi sekolah dan di lanjutkan dengan 'TASQIF Se-PASAR REBO' aku nyesel banget nyesel nyesel, enggak mau lagi aku nyia-nyiain waktu, aku harus  lebih bisa menghargai waktu :)

Rabu, 27 April 2011

New blogger :)

Ahh sepi nih -_- baru pertama buat blog sih jadi gak punya temen deh huh gak apa lah suatu saat blog ini beguna kayak twitter ku tuh hehehe :D